Leher Tegang?? Kenapa ya?

Seharian bekerja seringkali membuat leher kita menjadi tegang. Gak cuma tegang bahkan sampai terasa pusing. Terlebih saya yang punya sakit mata, kalau sudah sampai mata akan terasa sakit. Perlu dibawa ke dokter lagi nih.

Saya mendapat infomasi dari kompas.com. Trik sederhana redakan leher tegang. Ada juga beberapa penyebab kenapa leher itu menjadi tegang. Berikut ulasannya.

KOMPAS.com – Banyak orang menghabiskan waktu lebih dari delapan jam duduk dan memandang layar. Posisi tersebut seringkali memaksa kita untuk duduk dalam posisi yang sama dalam waktu lama dengan kepala menunduk. Tidak heran jika banyak orang mengalami sakit punggung bagian bawah dan merasakan tegang pada bagian leher.

Di Amerika Serikat, masalah tersebut bahkan menjadi alasan terbesar bagi banyak orang menghabiskan uangnya untuk pengobatan. Terapis fisik Chrindye Dietz mengatakan, banyak orang mengalaminya akibat kebiasaan sehari-hari. Baca juga: Enyahkan Lipatan Lemak di Leher demi Penampilan, Begini Caranya… Sering menunduk sepanjang hari bisa membuat otot-otot di sekitar sendi leher lelah dan terlalu teregang. “Ketika area di leher terganggu, otot tersebut akan mulai melindunginya dan memberikan tekanan pada saraf yang kemudian bisa menyebar ke bagian bahu, lengan, tangan, bahkan kepala dan menyebabkan sakit kepala,” kata dia.

Cara termudah untuk mencegahnya adalah mengurangi stres pada bagian tulang belakang dan menjaga leher tetap fleksibel. Gunakan otot postural dan duduklah tegak dengan dada membusung, kepala tegak di atas bahu dan perut ditarik. Dietz menganjurkan agar kita menjaga postur tubuh selama beraktivitas, meskipun untuk menjaganya diperlukan usaha lebih.

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan sesuai dengan kegiatanmu untuk menghindari sakit pada bagian leher, atau tulang belakang.

1. Duduk seharian di meja Banyak orang kerja di balik meja seharian. Mereka duduk dengan postur yang kurang baik sepanjang hari. Untuk mengatasinya, aturlah layar komputer hingga setinggi mata dan keyboard terletak pada ketinggian siku sehingga lenganmu membenuk sudut 90 derajat. Jika tidak memiliki alat khusus, tumpuklah buku agar layar komputer atau layar kerjamu terletak pada posisi yang sesuai. Baca juga: Hati-hati, Risiko Cedera Leher Rahim Akibat Hubungan Seks Duduklah di kursi dengan kepala dan dagu tegak. Beristirahatlah sejenak setiap jam untuk mengistirahatkan lehermu. Jika kamu bekerja seharian dengan laptop, gunakan keyboard dan mouse eksternal untuk mendapatkan postur terbaik. “Tren saat ini, banyak kantor mengubah ruang kerja mereka agar pekerja punya meja kerja berdiri. Sehingga kita mudah bergerak sepanjang hari,” kata Dietz.

2. Menunduk melihat ponsel atau buku Banyak pula orang yang terus-menerus menunduk tanpa beristirahat dan melihat ponsel atau buku mereka, sehingga menambah beban tulang belakang. Untuk mengatasinya, peganglah ponsel atau buku ada level yang sama dengan mata ketika menggunakannya. Jika kamu berbaring di tempat tidur dan bersandar pada papan tempat tidur, tekuk lututmu dan sandarkan tangan di atasnya, sambil membaca buku atau bermain ponsel. Lakukan peregangan dan gantilah posisi yang berlawanan setiap sekitar 20 menit. Baca juga: Tato Baru Burung Pemangsa Hiasi Leher Beckham, Apa Maknanya?

3. Berkendara Duduk berlama-lama di bangku kendaraan dengan punggung bersandar pada bangku akan membuat kepala kita melihat ke depan dengan bahu terangkat. Posisi ini seringkali juga membuat masalah leher muncul. Cara mengatasinya, posisikan kursi lebih tinggi, gunakan lumbar roll jika perlu sehingga kamu bisa duduk tegak dan tidak membungkuk. Sandarkan kepala dengan nyaman pada kursi. Sesuaikan setir kendaraan dengan posisi bahu tetap bersandar. Sesuaikan kaca spion dalam, agar sedikit tertekuk ke arah atap kendaraan, sehingga posturmu bisa terjaga tegak.

4. Tidur Ketika tidur, seringkali orang mengalami masalah tulang belakang yang tertekuk. Untuk menghindari sakit leher, berbaringlah dengan tulang belakang pada posisi netral, baik dengan punggung maupun sisi tubuh. Gunakan bantal untuk menyangga kepala. Jika posisimu menghadap ke samping, pastikan kepala memandang ke depan, bukan ke kaki. Bantal harus mampu menopang kepala dan lekuk leher dengan baik, bukan di bawah bahu. Akan lebih baik jika menggunakan bantal yang bisa menyesuaikan kontur tubuh atau gulung handuk lalu letakan pada bantal, agar bagian di antara kepala dan bahu dapat tertopang dengan baik. Baca juga: Kebiasaan Penyebab Sakit Leher yang Jarang Disadari Dietz merekomendasikan untuk tidak tidur dengan posisi tengkurap, jika leher dalam keadaan tegang.  Sebab, saat posisi tengkurap, kepala akan bertahan pada satu posisi yang sama semalaman.

Peregangan Dietz menganjuRkan agar orang-orang yang sudah berusia 30 tahun ke atas menjaga postur tubuh tetap tegak dan melakukan peregangan setiap hari. “Saya merekomendasikan peregangan sehari sekali lalu untuk beberapa hari lakukan peregangan lebih dari satu kali hingga otot tak lagi tegang,” kata dia. Peregangan dianjurkan dilakukan dengan lima hingga 10 repetisi dan memasukkan gerakan berikut:

1. Tekuk bagian bawah punggung lalu putarkan bagang tubuh secara perlahan perlahan ke kanan dan kiri.

2. Remas bahu kanan dan kiri bersamaan.

3. Tegakkan bahu dan miringkan kepala perlahan ke bagian belakang.

4. Tekuk kepala ke arah bahu kanan dan kiri secara bergantian.

5. Berdiri kemudian tekuk punggung secara perlahan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Trik Sederhana Redakan Leher Tegang…”,

https://lifestyle.kompas.com/read/2018/11/01/193204320/trik-sederhana-redakan-leher-tegang?page=all.
Penulis : Nabilla Tashandra
Editor : Glori K. Wadrianto

Kontrol HP Android Kamu di Linux

Hari ini saya mau beres berek kontak di hape saya. Mulai bingung karena saya pakai linux di komputer saya. Setelah cari cari dan nemu aplikasi yang saya kira cocok buat remote hape android saya. Apa ya aplikasi yg saya temukan???

KDE Connect Features

Ini dia aplikasi yg saya gunakan, KDE Connect. Fiturnya seperti ini

  • Shared clipboard: copy and paste between your devices
  • Share files without wires on a fast Wi-Fi connection, not the snail pace Bluetooth anymore
  • Send SMS to phone
  • Find your phone by ringing it from your PC
  • Start SFTP and open a file browser
  • End-to-end TLS encryption means your information is safe

Cara instalnya mudah jika punya koneksi ke internet. Mau tau caranya kan? begini caranya.

On Ubuntu 16.04, 16.10, 17.04, Linux Mint 18.1, and elementary OS

Step 1) Launch “Terminal”.

Step 2) Enter the following command to add PPA.

sudo add-apt-repository ppa:webupd8team/indicator-kdeconnect

Step 3) Update sources in your computer.

sudo apt update

Step 4) Install the utility:

sudo apt install kdeconnect indicator-kdeconnect


Nah seperti itu cara penginstalannya. Sory jika ga ada gambar. Ini juga mau lagi install soalnya. Sekian dan terima kasih

Simple Javascript Captcha

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title></title>
<script type=”text/javascript”>
var a = Math.ceil(Math.random() * 10);
var b = Math.ceil(Math.random() * 10);
var c = a + b;
function imageCaptcha(){
document.write(‘Berapakah ‘ + a + ” + ” + b + “?”);
document.write(‘<input id=”jawaban” type=”text” maxlength=”2″ size=”2″ />’);
}
function cekJawaban(){
var d = document.getElementById(‘jawaban’).value;
if(d == c) return true;
return false;
windows
}
</script>
</head>
<body>
Apakah anda manusia?
<script type=”text/javascript”>imageCaptcha()</script>
<input type=”button” value=”Check” onclick=”alert(cekJawaban())” name=””>
</body>
</html>

Sedekahnya Abu Musa

Malam itu bulan bersinar terang di langit, dan bintang bintang bertaburan.
Subhanallah, alangkah indahnya. Seorang lelaki, sebut saja namanya “Abu Musa” telah keluar dari rumahnya. Dulu, Abu Musa dikenal gemar maksiat dan melakukan perbuatan yang dilarang agama.
Namun, kini dia telah sadar/insyaf dan sudah bertobat. Sekarang, dia rajin shalat berjamaah di masjid.
Dia juga tidak merasa malu untuk ikut mengaji dan belajar membaca Al Quran, bersama anak anak yang jauh lebih muda usianya
Malam itu,……
setelah mendengar penjelasan dari Gurunya yang merupakan Guru Sufi terkenal yang membahas tentang keutamaan sedekah, hati Abu Musa mulai tergerak.
Guru Sufi tersebut menjelaskan, jika seseorang memiliki uang seribu dirham dan ia menyedekahkan tiga ratus dirham, maka yang tiga ratus dirham itulah yang akan kekal dan dapat dinikmati orang yang bersedekah di akhirat kelak. Sedangkan yang tujuh ratus dirham tidak membuahkan apa apa.

Bahkan, uang tiga puluh dirham yang disedekahkan, akan dilipatgandakan oleh Allah sebanyak tujuh ratus kali. Sedekah juga membuat harta dan rezeki yang ada menjadi penuh berkah.
Selama ini, Abu Musa dikenal kaya dan kikir. Namun, sejak ia insyaf dan bertobat, dia telah berniat akan mengorbankan segala yang dimilikinya untuk memperoleh ridha Allah SWT. Sebagian hartanya telah dia rencanakan untuk disedekahkan dan diinfakkan di jalan Allah SWT.

Dia mengarahkan langkahnya menuju ke suatu rumah, dimana sebelumnya dia telah menyiapkan kantong berisi seratus dirham untuk disedekahkan. Begitu sampai di rumah yang ditujunya, dia mengetuk pintu. Seorang lelaki kekar berkumis tebal muncul dari dalam rumah.
Setelah mengucapkan salam, dia memberikan kantong itu pada pemilik rumah, lalu mohon pamit. Kejadian itu ternyata diketahui oleh beberapa orang tetangga rumah tersebut.

Pagi harinya, orang orang di pasar ramai membicarakan apa yang dilakukan Abu Musa tadi malam. Dua orang yang melihat Abu Musa bersedekah berkata dengan nada mengejek, “Dasar orang tidak tahu Agama, sedekah saja keliru, masak sedekah kok kepada seorang pencuri dan perampok. Kalau mau sedekah itu, ya harusnya kepada orang yang baik baik!”

Obrolan orang di pasar itu sampai juga ke telinga Abu Musa, ia hanya berkata dalam hati, “Alhamdullilah, segala puji bagi-Mu ya Rabb, sedekah saya telah jatuh ke tangan seorang pencuri, semoga Engkau meridhai dan menerima sedekahku!”.

Hari berikutnya, ketika malam tiba, dia kembali keluar rumah. Dia ingin kernbali bersedekah. Sama seperti malam sebelumnya, dia menyiapkan uang seratus dirham. Kali ini, dia memilih sebuah rumah di pinggir kota. Dia mengetuk pintu rumah itu, kemudian seorang wanita membukakan pintu. Dia langsung menyerahkan sedekahnya pada perempuan itu lalu pulang.

Pagi harinya, pasar kembali ribut. Ternyata, ada orang yang mengetahui perbuatannya tadi malam. Orang itu bercerita sinis, “Memang, Abu Musa itu tidak jelas. Rajin pergi ke mesjid, tetapi memberi sedekah saja masih salah. Kemarin malam, dia memberi sedekah kepada seorang pencuri. Lha, tadi malam, dia memberi sedekah kepada seorang pelacur!”

Perbincangan orang di pasar itu sampai juga ke telinganya. Abu Musa hanya berkata lirih, “Alhamdullilah, segala puji bagi-Mu ya Rabb, sedekah saya telah jatuh ke tangan seorang pelacur, semoga Engkau meridhai dan menerima sedekahku!”.

Malam harinya, Abu Musa kembali keluar rumah untuk bersedekah. Dia memilih rumah yang ada di dekat pasar. Setelah mengantarkan sedekahnya yang juga berjumlah seratus dirham, dia pulang. Kali ini Abu Musa berharap, dia tidak keliru memberikan sedekahnya. Pagi harinya, pasar lebih ribut dari sebelum nya. Seorang penjual daging berkata, “Nggak tahulah! Abu Musa itu memang aneh. Mau sedekah saja kok kepada orang kaya. Padahal, orang yang miskin dan memerlukan uang untuk makan, masih banyak dan ada di mana mana!”
Ternyata, rumah yang didatangi Abu Musa dan diberi sedekah tadi malam adalah rumah orang kaya. Mendengar berita dan omongan yang ada di pasar tentang kekeliruannya memberikan sedekah ia berkata, ““Alhamdullilah, segala puji bagi-Mu ya Rabb, sedekah saya telah jatuh ke tangan seorang pencuri, pelacur, dan orang kaya, semoga Engkau meridhai dan menerima sedekahku!”.!”

Malam harinya, Abu Musa shalat tahajud dan wirid malam, lalu ia ketiduran di atas sajadah. Dalam tidurnya dia bermimpi didatangi oleh seseorang yang memberi kabar kepadanya, “Abu Musa, ketahuilah sedekahmu kepada pencuri, telah membuat pencuri yang melakukan pencurian karena kemiskinannya itu insyaf dan bertobat kepada Allah, sehingga dia kini tidak mencuri lagi. Sedekahmu padanya menyadarkannya bahwa masih banyak orang yang peduli padanya. Sementara sedekahmu kepada pelacur, dimana ia melakukan perbuatan yang keji karena kemiskinannya, setelah menerima sedekah tersebut, ia berhenti dari perbuatan dosanya, dan ia telah bertobat dan tidak berzina lagi, dan sedekahmu kepada orang kaya, menjadikan orang kaya tersebut sadar dan merasa malu. Dengan menerima sedekah tersebut, ia telah mendapat pelajaran dan telah timbul perasaan di dalam hatinya bahwa dirinya lebih kaya daripada okamu yang memberikan sedekah tersebut. Ia berniat ingin memberikan sedekah lebih banyak dari sedekah yang baru saja ia terima. Kemudian, orang kaya itu mendapat taufik untuk bersedekah. Ia ingin meniru langkahmu, bersedekah dengan ikhlas. Wahai Abu Musa, ketahuilah, sedekahmu yang ikhlas itu telah diridhoi dan diterima oleh Allah SWT.”

Setelah itu Abu Musa semakin khusyuk beribadah dan banyak mengerjakan kebajikan, termasuk dalam bersedekah. Dia sadar bahwa yang paling penting dalam ibadah adalah niat karena Allah semata. Bukan sekadar mengikuti perkataan orang banyak.

Hanya Allah-lah yang berhak menilai, diterima atau tidaknya amal ibadah seseorang.

Copasan
Sumbernya dari
Semoga bermanfaat
https://kisahceritaislamm.blogspot.com/2012/12/kisah-islami-keutamaan-bersedekah.html?m=1

Kisah Kahlil Gibran “Mencari Kesempurnaan”

Pada suatu hari Kahlil Gibran berdialog dengan gurunya;

Gibran : “Wahai guru, bagaimana caranya agar kita mendapatkan sesuatu yang paling sempurna dalam hidup ini?”

Sang guru merenung sejenak, lalu menjawab : “Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah… dan jangan pernah kembali kebelakang!”

kemudia Gibran lurus di taman bunga lalu sampai di ujung taman, Gibran kembali dengan tangan hampa. Lalu sang guru bertanya : “Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun?”

kemudian Gibran menjawab : “Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya, tapi tidak ku petik, karena aku pikir mungkin yang didepan pasti ada yang lebih indah, namun ketika aku sudah sampai di ujung, aku baru sadar bahwa yang aku lihat tadi adalah yang terindah, dan aku pun tak bisa kembali kebelakang lagi”

Sambil tersenyum sang guru berkata : “Ya… itulah hidup, semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya, karena sejatinya kesempurnaan yang hakiki tidak akan pernah ada, yang ada hanyalah keikhlasan hati kita untuk menerima kekurangan yang ada …”

Maka pesan moral yang dapat kita ambil disini yaitu;
Janganlah mencari kesempurnaan, tapi sempurnakanlah apa yang telah ada pada dirinya, karena semakin kita mencari kesempurnaan maka semakin pula kita tak akan pernah mendapatkan kesempurnaan tersebu. Allah memberikan pelangi disetiap mendung, senyum disetiap air mata, hikmah disetiap cobaan dan jawaban disetiap do’a. dari air kita belajar ketenangan, dari batu kita belajar ketegaran, dari tanah kita belajar kehidupan, dari kupu-kupu kita belajar merubah diri, dari padi kita belajar rendah hati ,dan dari Allah kita belajar kasih sayang yang sempurna.

Forever….

Semoga bermanfa’at…..

Amalan Cepat Mendapatkan Jodoh

Bagi yang sudah berumur tapi belum juga ketemu sama jodohnya, mungkin dengan mengamalkan ini sebanyak-banyaknya bisa membatu. Yang penting yakin pada Allah SWT. [We malah curhat hehehe].

Amalan ini didapatkan penulis langsung dari website NU.OR.ID dari (Ahmad Mundzir) dari Habib Abdullah bin Abdurrahman Al-Muhdhar, Tarim, Hadramaut, Yaman yang mengambil doa sebagaimana yang dipanjatkan oleh Nabi Musa AS.

Ketika keluar dari Mesir, Nabi Musa AS mengungsi ke Madyan. Di tengah jalan, Nabi Musa mendapati dua gadis yang antre ingin memberikan minuman pada kambing gembala keduanya.

Nabi Musa mengangkat batu besar yang kemudian mengucur 12 titik mata air sejumlah suku yang menggembala kambing di tempat itu. Dengan itu mereka semua tidak lagi antre panjang.

Singkat cerita, Nabi Musa, setelah menolong kedua putri Nabi Syuaib AS tadi, lalu berteduh kemudian berdoa kepada Allah:

رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ (القصص/24


Rabbbi, innî limâ anzalta ilayya min khairin faqîr

Artinya, “Ya Tuhanku, sungguh aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku,” (Surat Al-Qashas ayat 24).

Setelah Nabi Musa membaca doa ini, tidak berselang lama ia didatangi kedua putri Nabi Syuaib AS yang ditolong tersebut. Ia diundang untuk datang ke rumah Nabi Syuaib.

Setelah melalui proses panjang, Nabi Syuaib meminta Nabi Musa memilih antara kedua anak gadisnya yang kecil atau yang besar. Nabi Musa kemudian memilih yang kecil dari antara gadis kakak beradik tersebut.

Dalam ijazahnya, Syaikh Muhdhar menganjurkan ayat ini untuk dibaca sebanyak-banyaknya. Wallahu a’lam.

Wirid Sesudah Shalat Wajib

Nah siapa yang habis solat wajib tidak pernah wiridan? minimal zikir dan doa lah. Atau saya salah ya? Ok langsung saja, saya dapat susunan bacaan wiridan seusai sholat wajib yang biasa di wiridkan. Saya belum hapal betul sih, makanya saya juga mencatat di blog saya ini. Lalu bagaimana to susunan wirid sesudh sholat itu?

Selepas menunaikan shalat fardhu lima waktu, seseorang dianjurkan meluangkan waktu sebentar untuk berdzikir. Amalan ini menjadi rutinitas (wirid) as-salafus shalih yang memiliki dasar yang kuat dari Sunnah Nabi.

“Perumpamaan antara orang yang dzikir pada Tuhannya dan yang tidak, seperti antara orang yang hidup dan yang mati.” Demikian sabda Rasulullah sebagaimana diriwayatkan Imam Bukhari. Dzikir tentu bisa dilakukan kapan saja, baik dalam hati maupun lisan, salah satunya adalah dzikir setelah melaksanaan sembahyang fardhu.

Imam Nawawi dalam kitab al-Adzkar pada Bâbul Adzkâr ba‘dash Shalâh mengatakan bahwa ulama telah bersepakat (ijma’) tentang kesunnahan dzikir usai shalat yang ditopang oleh banyak hadits shahih dengan jenis bacaan yang amat beragam.

Berikut ini adalah di antara rangkaian bacaan dzikir sesudah shalat maktubah yang disusun pengasuh Pondok Pesantren Langitan Tuban, KH Muhammad bin Abdullah Faqih (rahimahullâh) sebagaimana dikutip dari Majmû‘ah Maqrûât Yaumiyah wa Usbû‘iyyah. Beliau mengutipnya antara lain dari hadits riwayat Muslim, Bukhari, Abu Dawud, serta kitab Bidâyatul Hidâyah dan lainnya.

1. Membaca istighfar di bawah ini sebanyak tiga kali:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ ×٣

2. Memuji Allah dengan kalimat:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام

Ini berdasarkan hadits riwayat Imam Muslim. Dalam riwayat lain sebagaimana dikutip Bidâyatul Hidâyah:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَارَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام.

3. Lalu membaca:

اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا يَنْفَعُ ذَاالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ .

Bacaan ini bisa kita temukan dalam riwayat Imam Muslim dan Imam Muslim (muttafaqun ‘alaih). Dalam Bidâyatul Hidâyah disebutkan:

اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا رَآدَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَاالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ .

4. Berdoa agar diberi kemampuan untuk mengingat (dzikir), bersyukur, dan beribadah secara baik kepada Allah:

اَللَّـهُمَّ اَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ.
(HR Abu Dawud)

5. Dilanjutkan dengan membaca:

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ.

(dibaca tiga kali tiap selesai shalat fardhu, khusus setelah maghrib dan shubuh sepuluh kali)

6. Memohon perlindungan dari ganasnya neraka:

اَللَّهُمَّ أَجِرْنِـى مِنَ النَّارِ

(tujuh kali bakda maghrib dan shubuh)

7. Membaca Ayat Kursi:

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَّلَانَوْمٌ، لَهُ مَافِي السَّمَاوَاتِ وَمَافِي اْلأَرْضِ مَن ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَابَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَاخَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَآءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ وَلَا يَـؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ.

8. Membaca Surat al-Baqarah ayat 285-286

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ، كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ، وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ. لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا، لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ. رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا، رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا، رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ، وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا، أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ.

9. Disambung dengan penggalan dari Surat Ali Imran:

شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ، إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ، قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ، بِيَدِكَ الْخَيْرُ، إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ، وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ، وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

10. Membaca Surat al-Ikhlas, Surat al-Falaq, Surat an-Nas, lalu Surat al-Fatihah

11. Membaca tasbih, hamdala, dan takbir masing-masing sebanyak 33 kali:

سُبْحَانَ اللهِ ×٣٣
اَلْحَمْدُلِلهِ ×٣٣
اَللهُ اَكْبَرْ ×٣٣

12. Kemudian dilanjutkan dengan:

اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا، لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُيُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ، وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّابِا للهِ الْعَلِـىِّ الْعَظِيْمِ. أَفْضَلُ ذِكْرِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ

(Dibaca 300 kali bakda shubuh, 100 kali bakda isya, 50 kali bakda dhuhur, 50 kali bakda ashar, dan 100 kali bakda maghrib)

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ

(dibaca bakda shubuh 300 atau 100 kali)

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

13. Wirid kemudian ditutup dengan doa sesuai dengan harapan masing-masing.

(Mahbib)

Adab Mengkhithbah Perempuan

Dinukil dari group Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah – KTB (PISS-KTB) mengenai maqalah Imam Ahmad bin Hambal yang dinukil oleh Abu Hasan Ali bin Sulaiman al-Mardawy –rahimahumalLäh– dalam kitabnya al-Inshäf Fï Ma’rifat ar-Räjih Ilä Hiläf. Sedangkan kitab yang aku pegang Juz VIII hal 19, mungkin cetakan yang berbeda.

mengkhithbah perempuan
mengkhithbah perempuan

Jika seorang laki-laki mengkhithbah perempuan maka yang pertama ditanyakan bagaimana elok paras wajahnya? Jika perempuan tersebut rupawan, maka tanyakan bagaimana agamanya? Jika baik juga agamanya maka menikahinya, dan jika agamanya tidak baik maka penolakannya karena agamanya, bukan karena kecantikannya.

Sekali-kali jangan tanyakan agamanya dulu, baru setelah baik agamanya kalian tanya kecantikannya. Karena jika perempuan tersebut tidak rupawan penolakanmu karena paras wajahnya, bukan karena agamanya.

Semoga bermanfaat untuk para jomblo yang dirahmati Allah Ta’ala, dan menjadikan ibrah bagi yang sudah mempunyai pasangan hidup untuk mengutamakan nilai agama dalam mengarungi mahligai rumah tangga.

Wasilah Jodoh di Makam Nyai Hamdanah Asnawi Kudus

Dikutip dari fanspage Lensa Santri. Berikut merupakan wasilah agar gampang mendapatkan jodoh. Wallaua’lam.

*Wasilah Jodoh di Makam Nyai Hamdanah Asnawi Kudus.*

Nyai Hamdanah Asnawi Kudus
Nyai Hamdanah Asnawi Kudus

Salah satu ijazah yang diberikan KH Maimun Zubair bagi para jomblowan/wati dalam mencari jodoh adalah wasilah di Makam Nyai Hamdanah Asnawi Kudus.

Siapa beliau?

Nyai Hamdanah merupakan istri dari KHR Asnawi Kudus (1861-1959) saat bermukim di Makkah. Menurut KH Minan Zuhri, Nyai Hamdanah merupakan janda dari Syekh Nawawi al-Bantani). Sepeninggal Syekh Nawawi, Nyai Hamdanah dinikahi KHR Asnawi setelah dijodohkan oleh KH Jalil.

Kisah dari ibu kandung saya (Masfiyah) yang pernah berjumpa langsung dengan Nyai Hamdanah saat diajak sowan ke rumah Bendan Kudus, memiliki wajah cantik, putih dan berhidung mancung. Istilah Ibu saya yang mirip orang Arab dan India cantiknya.

Dari pernikahan KHR Asnawi dengan Nyai Hamdanah melahirkan tiga anak: KH Zuhri (menurunkan 5 anak), Nyai Azizah (istri KH Sholeh Tayu menurunkan 5 anak) dan Nyai Alawiyah (menurunkan 6 orang anak).

Kisah wasilah jodoh ini sudah nyata. Kenapa?

Suatu ketika ada teman akrab saya sedang galau karena gagal menikah dengan calon yang sudah dikhitbah. Biasa, anak jaman now gitu lho. Sudah dirembug baik antar orang tua, eee malah si cewek tidak mau dinikah dengan seribu alasan.

Alhasil, cowoknya minta saran ke saya. “Saya harus gimana Pak Rikza?…” pintanya ke saya. Saat itu saya ingat ijazah Mbah Maimun untuk cari jodoh perlu wasilah ke Nyai Hamdanah. Diapun mengikuti.

Semangat berwasilahnya sangat tinggi. Walaupun dia berada jauh dari Kota Kudus dan butuh waktu 2 jam untuk perjalanan, ia pun sudah berkali-kali kesana. Tepat setelah wasilah itu dia yakin akan datang jodohnya.

Alhamdulillah, Allah mengabulkan niatnya dengan mempertemukan wanita idamannya. Dan sekarang dia sudah bertunangan. Insya Allah sebentar lagi akan menikah. “Barokahnya wasilah di Bu Nyai Hamdanah niki Pak Rikza” tegasnya.

Lalu apa yang harus dibaca saat wasilah?…
Mestinya ya biasa dengan Yasin, tahlil dan do’a spesial mencari jodoh yang diridlai Allah.

Kalau teman saya tadi mengamalkan ijazah dari Kyai Chumaid Kaliwungu Kendal saat wasilah di makam Nyai Hamdanah, yaitu membaca Surat Al Ikhlas 313 kali dan shalawat 1.000 kali.

Dimana makam Nyai Hamdanah?
Tepat berada di barat makam KHR Asnawi (belakang mihrab Masjid Al Aqsho Menara Kudus, satu komplek Makam Sunan Kudus).

*M. Rikza Chamami*
Dosen UIN Walisongo dan Ketua Ikatan Alumni Madrasah Qudsiyyah Kudus

Hikayah, Bebas Siksa Berkat Sholawat

Dikutip dari fanspage nya islamuna. Dan bersumber dari Durrotu Nasihin165. Saya mendapatka ilmu yg bermanfaat. Semoga dengan ini pembaca juga ikut syafaat dari ilmu ini.

Durrotu Nasihin
Durrotu Nasihin

Hikayah, Bebas Siksa Berkat Sholawat
==============================

حكي ﺃﻥ ﺍﻣﺮﺃﺓ ﺟﺎئت ﺇﻟﻰ ﺣﺴﻦ ﺍﻟﺒﺼﺮﻯ

Di ceritakan, bahwasannya ada seorang wanita datang mengadu kepada Hasan Basri (tentang putrinya yang sudah tiada).

ﻓﻘﺎﻟﺖ : ﻳﺎ ﺃﺳﺘﺎﺫ ﺇﻥ ﻟﻰ ﺑﻨﺘﺎ ﻣﺎﺗﺖ ﺃﺭﻳﺪ ﺃﻥ ﺃﺭﺍﻫﺎ ﻓﻰ ﺍﻟﻤﻨﺎﻡ، ﻓﻌﻠﻤﻨﻰ ﺷﻴﺌﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﺨﻮﺍﺹ ﺣﺘﻰ ﺃﺭﺍﻫﺎ

Ia berkata : “Ya Ustadz, aku ingin menjumpai anak putriku yang sudah meninggal dunia lewat mimpi, untuk itu sudilah kiranya Ustadz memberitahuku / mengajariku cara khusus, hingga aku dapat bertemu dengannya dalam mimpiku”.

ﻓﻌﻠﻤﻬﺎ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻓﺮﺃﺕ ﺑﻨﺘﻬﺎ ﻓﻰ ﺍﻟﻤﻨﺎﻡ ﻭﻋﻠﻴﻬﺎ ﻟﺒﺎﺱ ﻣﻦ ﻗﻄﺮﺍﻥ، ﻭﻓﻰ ﻋﻨﻘﻬﺎ ﻏﻞ، ﻭﻓﻰ ﺭﺟﻠﻴﻬﺎ ﻗﻴﺪ ﻣﻦ ﻧﺎﺭ، ﻓﺎﺳﺘﻴﻘﻈﺖ ﻭﺟﺎﺀﺕ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﺍﻟﺒﺼﺮﻯ ﺑﺎﻛﻴﺎ، ﻭﻭﺻﻔﺖ ﻣﺎ ﺭﺃﺗﻪ، ﻓﺒﻜﻰ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﻭﺃﺻﺤﺎﺑﻪ

Lalu iapun disuruh bersholawat sekian oleh Hasan Basri, hingga ia dapat bertemu dengan putri kesayangannya di dalam mimpi. Ternyata anak putrinya berpakaian dari leburan timah panas, leher dibelenggu, dan kedua kakinya di ikat dengan tampar api. Lalu wanita/ ibu itu terbangun dari tidurnya dan segera menghadap Hasan Basri, ia ceritakan perihal anak putrinya dalam mimpi sambil menangis. Mendengar demikian Hasan Basri ikut prihatin dan menangis, yang di ikuti oleh kawan-kawannya.

ﺛﻢ ﻣﻀﻰ ﻣﺪﺓ، ﻓﺮﺃﻯ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﺍﻟﺒﺼﺮﻯ ﻓﻰ ﺍﻟﻤﻨﺎﻡ ﺃﻧﻬﺎ ﻓﻰ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻋﻠﻰ ﺳﺮﻳﺮ، ﻭﻋﻠﻰ ﺭﺃﺳﻬﺎ ﺗﺎﺝ ﻳﻀﺊ ﻣﺎ ﺑﻴﻦ ﺍﻟﻤﺸﺮﻕ ﻭﺍﻟﻤﻐﺮﺏ

Alkisah, setelah lewat beberapa saat/hari/
minggu, Hasan Basri mimpi bertemu dengan anak putri wanita tersebut, ia sudah berada di surga di atas sebuah tempat tidur, kepalanya bermahkota yang memancarkan sinar kebelahan timur dan barat.

ﻓﻘﺎﻟﺖ : ﻳﺎ ﺃﺳﺘﺎﺫ ﺃﺗﻌﺮﻓﻨﻰ

Lalu iapun menegur Hasan Basri, sahutnya : “Hai Ustadz, kenalkah dengan aku ?”.

ﻓﻘﺎﻝ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ : ﻻ

Jawab Hasan Basri : “Tidak”.

ﻓﻘﺎﻟﺖ : ﺃﻧﺎ ﺑﻨﺖ ﺗﻠﻚ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺍﻟﺘﻰ ﻋﻠﻤﺘﻬﺎ ﺍﻟﺼﻼﺓ


Lalu sahutnya : “Akulah anak putri seorang wanita yang minta diajari bersholawat Nabi SAW”.

ﻓﻘﺎﻝ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ : ﺑﺄﻯ ﺳﺒﺐ ﻧﻠﺖ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻤﻨﺰﻝ

Tanya Hasan Basri : “Berkat amal baik apakah sehingga kamu dapati tempat seindah ini”.

ﻓﻘﺎﻟﺖ : ﻳﺎ ﺷﻴﺦ ﻣﺮ ﺑﻤﻘﺒﺮﺗﻨﺎ ﺭﺟﻞ، ﻓﺼﻠﻰ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻨﺒﻰ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﻣﺮﺓ، ﻭﺟﻌﻞ ﺛﻮﺍﺑﻬﺎ ﻟﻨﺎ، ﻭﻛﺎﻥ ﻓﻰ ﻣﻘﺒﺮﺗﻨﺎ ﺧﻤﺴﻤﺎﺋﺔ ﻭﺧﻤﺴﻮﻥ ﺇﻧﺴﺎﻧﺎ ﻣﻌﺬﺑﻴﻦ، ﻓﻨﻮﺩﻯ ﺍﺭﻓﻌﻮﺍ ﻋﻨﻬﻢ ﺍﻟﻌﺬﺍﺏ ﺑﺒﺮﻛﺔ ﺻﻼﺓ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻨﺒﻰ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ

Maka Ia menjawab : “Ya Syeikh, ada seorang pria melintasi kubur kami, kemudian ia bersholawat Nabi 1×, yang pahalanya dikirimkan kepada kami, dan jumlah penghuni kubur kami ini sebanyak 550 orang yang telah di siksa, kemudian terdengar seruan : lepaskanlah siksa mereka itu, berkat sholawat Nabi SAW yang di baca oleh seorang pria”.

Sumber : Durrotu Nasihin165
Wallahu A’lam Bish-Showab.